Senin, 29 Juli 2019

Gerak Pada Tumbuhan

Gerak Esionom
Gerak esionom adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi atau disebabkan oleh adanya rangsangan dari luar (lingkungan). Berdasrakan jenis rangsangannya, gerak esionom dibagi menjadi :
1. Gerak tropisme
Gerak tropisme didefenisikan sebagai gerak pada tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang yang menimbulkan gerak.

Gerak tropisme dibagi menjadi dua yaitu :
a. Tropisme positif = gerak tumbuhan mendekati arah rangsang. Contoh tumbuhan bunga matahari yang tumbuh selalu menghadap ke arah matahari.
b. Tropisme negatif = gerak tumbuhan menjauhi arah rangsang

Selain itu, berdasarkan jenis rangsangnya gerak tropisme dibagi menjadi :
a. Geotropisme (gravitropisme)
Adalah gerak pada organ tumbuhan yang menuju pusat bumi. Contohnya adalah arah gerakan akar tanaman yang selalu menuju pusat bumi.

b. Hidrotropisme
Adalah gerakan pada organ tumbuhan yang selalu menuju ke sumber air. Contohnya, akar selain tumbuh menuju pusat bumi, ia juga tumbu mencari sumber air. banyak kita lihat tanaman yang akarnya masuk ke dalam air karena melakukan gerakan hidrotropisme.

c. Tigmotropisme
Adalah gerak tropisme yang diakibatkan oleh rangsang berupa sentuhan dengan rambatannya, baik berupa benda mati (kayu) atau tubuhan lainnya. Contohnya adalah tanaman kacang panjang yang tumbuh merambat pada kayu yang berada di dekatnya.

d. Kemotropisme
Merupakan gerak tropisme yang rangsangannya berupa zat kimia. Contohnya adalah pada peristiwa penyerbukan. Penyerbukan merupakan peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik. Serbuk sari yang menempel pada putih akan berkecambah dan membentuk buluh serbuk yang akan membawa gamet jantan (spermatozoid) menuju gamet betina (sel telur).

Pergerakan buluh serbuk sari menuju sel telur disebabkan oleh pengaruh zat gula yang dikelaurakan oleh bakal buah. Zat gula ini merupakan bahan kimia.

e. Fototropisme (heliotropisme)
Fototropisme adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya, misalnya cahaya matahari. Contohnya, jika kita letakkan tanaman di jendela, maka tanaman itu selalu tumbuh ke arah datangnya cahaya.

2. Gerak taktis
Gerak taktis adalah gerak pindah tempat seluruh bagain tumbuhan ke arah yang dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Biasanya gerak ini hanya terjadi pada tumbuhan bersel satu sehingga tidak tampak oleh mata. Kan serem juga kalau terjadi pada tumbuhan besar. bisa – bisa tanaman di halam rumah pada kabur semua, wkwkwkw.

Ada dua jenis gerakan taktis ini yaitu :
1. Kemotaktis
Merupakan gerak taktis yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa zat kimia. Contohnya adalah gerakan spermatozoid menuju sel telur pada archegonium tumbuhan lumut dan paku. Pergerakan ini terjadi karena adanya rangsangan berupa zat gula atau protein yang dihasilkan oleh archegonium.

2. Fototaktis
Sedangkan gerak taktis yang dipengaruhi oleh cahaya disebut gerak fototaktis. Contohnya adalah gerakan kloroplas ke arah dinding sel daun yang paling banyak trerkena cahaya matahari.

3. Gerak nasti
Didefenisikan sebagai gerak yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar, tetapi arah gerak tumbuhan tidak diepngaruhi oleh arah datangya rangsangan.

Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak nasti dibedakan menjadi :
1. Gerak niktinasi
Gerak yang rangsangannya berasal dari lingkungan malam hari. Contohnya adalah menguncupnya daun tumbuhan kacang – kacangan menjelang petang karena tejadinya perubahan tekanan turgor pada tangkai daun.

2. Gerak fotonasti
Gerak pertumbuhan akibat terjadinya perubahan intensitas cahaya. Contohnya adalah mekarnya bunga pukul empat pada sore hari.

3. Gerak seismonasti
Rangsangan gerakan nasti ini adalah berupa sentuhan. Contohnya adalah menutupnya daun putri malu ketika disentuh.

4. Gerak termonasti
Gerak tanaman yang dipengaruhi oleh perubahan suhu lingkungan. Contohnya adalah bunga tulip yang selalu mekar di musim semi (suhu panas).

5. Gerak nasti kompleks
Gerak yang terjadi pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh banyak rangsangan. Misalnya membuka dan menutupnya stomata daun karena pengaruh kadar air, cahaya, suhu dan zat kimia (zat gula dan protein).
sumber:https://www.avkimia.com/2017/07/materi-ipa-kelas-8-gerak-pada-tumbuhan.html

Gerak Pada Tumbuhan

Gerak Higroskopis
Gerak hidroskopis adalah gerak pada bagian tubuh tanaman karena pengaruh perubahan kadar air dalam sel sehingga menyebabkan terjadinya pengerutan yang tidak merata.

Contoh :
1. Merekahnya kulit buah kacang polong pada saat sudah matang. Awalnya kulit acang polong ini berwarna hijau dan lembab karena mengandungbanyak air di dalam selnya. Lama – kelamaan, kadar air dalam sel – sel kulitnya berkurang sehingga kulitnya berubah menjadi warna coklat kering dan jika dibiarkan maka ia akan terbuka dengan sendirinya.
2. Membukanya dinding sporangium (kotak spora) pada tumbuhan paku – pakuan.
3. Membentang dan menggurungnya gigi – gigi peristoma pada sporangium lumut.
sumber:https://www.avkimia.com/2017/07/materi-ipa-kelas-8-gerak-pada-tumbuhan.html

Gerak Pada Tumbuhan

Pernahkah kamu lihat tumbuhan bergerak? Hmm...pasti serem juga ya kalau kalian sempat lihat tumbuhan ada yang berjalan kayak manusia. Tetapi faktanyanya tumbuhan itu juga bergerak, tetapi gerakannya tentu tidak sama dengan manusia atau hewan.


Nah, artikel ini akan mengupas habis mengenai gerakan yang dialami oleh tumbuhan. Jadi, baca sampai habis ya agar kalian mengerti materi ini!

Secara umum, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi 3 macam yaitu gerak endonom, gerak higroskopis dan gerak esionom. Sepertinya istilah ini jarang kalian dengar ya! Berikut penjelasan lengkapnya.

Gerak endonom
Gerak endonom adalah gerak pada tumbuhan yang terjadi secara spontan dan tidak diketahui penyebabnya. Dapat dikatakan juga bahwa gerak ini tidak memerlukan rangsangan dari luar. Diduga bahwa rangsangan berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri.

Contohnya :
1. Gerak pertumbuhan daun. Daun yang awalnya kecil akan tumbuh memanjang dan melebar seiring dengan waktu. Pergerakan melebar dan memanjangnya daun tidak memerlukan rangsangan dari luar dan terjadi dengan sendirinya.

2. Gerak rotasi sitoplasma pada sel – sel daun. Gerak ini disebut juga siklosis dimana sitoplasma bergerak mengelilingi inti sel tanpa ada rangsangan dari luar. Perhatikanlah gambar berikut ini :

Gerak Hewan di Darat

Gerak pada hewan dibagi 3 yaitu :

  1. Gerak Hewan di darat
  2. Gerak Hewan di air
  3. Gerak Hewan di udara
 Kita sudah mempelajari tentang Gerak Hewan di Udara dan Gerak Hewan di Air

Hewan di darat bergerak dengan berbagai cara yaitu berjalan, berlari, melompat, dan merayap. Hewan darat memiliki otot dan tulang yang kuat. Otot dan tulang tersebut digunakan untuk mengatasi inersia ( kecerendungan tubh untuk diam ) dan menyimpan energi pegas ( elastisitas ) sehingga dapat melakukan berbagai aktivitas. Kecepatan gerak hewan di darat berbeda beda karena dipengaruhi oleh perbedaan struktur tulang dan otot yang dimiliki hewan.

Misalnya kuda dan gajah mempunyai gerak yang berbeda beda karena dipengaruhi oleh perbedaan
struktur tulang dan otot yang dimiliki oleh hewan. Misalnya gajah dan kuda mempunyai gerak yang berbeda. Gajah memiliki tubuh yang besar, akibatnyauntuk bergerak gajah harus melawan inersia yang nilainya juga besar. Oleh sebab itu gajah bergerak dengan lambat.

Sementara itu, kuda memiliki kaki yang ramping sehingga kuda memiliki elastisitas yang tinggi. Bentuk kaki yang ramping mengakibatkan kijang berlari lebih banyak melompat ke udara dan meluncur di udara. Gaya gesek udara lebih kecil daripada gaya gesek permukaan tanah sehingga kuda dapat berlari dengan cepat. Jika masih belum ngerti atau yang di cari belum dapat silahkan cari disini :
Gerak Hewan di Darat, Air, dan Udara
sumber:http://ipa-gampang.blogspot.com/2014/08/gerak-hewan-di-darat.html


Gerak Hewan di Udara

 Gerak pada hewan dibagi 3 yaitu :


  1. Gerak Hewan di darat
  2. Gerak Hewan di air
  3. Gerak Hewan di udara
  Kita sudah mempelajari tentang Gerak Hewan di Darat dan Gerak Hewan di Air

Beberapa jenis hewan misalnya burung, dapat terbang di udara dengan cara yang unik. Tubuh hewan hewan tersebut memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi. Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat yaitu menggunakan sayap. Burung tebang dengan cara mengepakkan sayap. Burung mengepakkan sayapnya dari atas ke bawah untuk menimbulkan gerakan mengangkat dan mendorong tubuhnya di udara. Prinsip cara terbang burung tersebut diterapkan pada pesawat terbang, khususnya pada pesawat terbang bersayap bentuk airfoil



Sayap burung memiliki susunan kerangka ringan, tulang dada kuat dan otot yang kuat. Bentuk sayap airfoilmembuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawah. Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan arah sehinggan burung akan terangkat ke atas.

Lihat gambar disamping itu adalah alat alat pernapasan burung. Pelajari lebih lanjut dibawah ini :
Lubang hidung 
Lubang hidung dibagi 2 yaitu lubang hidung luar dan dalam. Lubang hidung luar terdapat di pangkal paruh sebelah atas dan berjumlah sepasang. Sedangkan lubang hidung dalam berada di langit-langit rongga mulut.
   Trakea
Trakea tersusun atas tulang rawan yang berbentuk lingkaran. Trakea ini bercabang menjadi bronkus kanan dan kiri. Bronkus ini kemudian akan menghubungkan siring dan paru-paru. Siring mempunyai selaput yang akan bergetar dan menghasilkan bunyi jika ada udara yang lewat.
   Paru-paru
Paru-paru berada sepasang dan menempel di dinding dada bagian dalam. Paru-paru di burung dibungkus dengan selaput paru-paru (pleura) dan berhubungan dengan kantong udara. Paru-paru burung tidak memiliki alveoli dan sebagai gantinya adalah pembuluh udara yang disebut parabronki. Saluran udara di parabronki bercabang-cabang  berupa pembuluh kapiler udara yang letaknya berdampingan dengan kapiler darah.
   Kantung udara
Pada burung terdapat kantong udara. kantong udara pada burung berjumlah 9, antara lain:
1.       1 buah kantong udara di antara tulang selangka2 buah kantong udara di leher
2.     2 buah kantong udara di leher
3.      2 buah kantong udara di perut
4.     2 buah kantong udara di dada belakang
5.     2 buah kantong udara di dada depan2 buah kantong udara di perut
Fungsi  kantong udara antara lain:
1.       Untuk bernapas saat terbang;
2.     Membantu memperkeras suara karena dapat memperbesar ruang siring;
3.      Mencegah kedinginan dengan menyelubungi alat-alat dalam dengan rongga udara;
4.     Mengurangi panas badan agar tidak banyak yang hilang;
5.     Pada saat berenang, dapat memperbesar dan memperkecil berat jenis tubuhnya.

Gerak Hewan di Dalam Air

Gerak pada hewan dibagi 3 yaitu :


  1. Gerak Hewan di Darat
  2. Gerak Hewan di Air
  3. Gerak Hewan di Udara
 Kita sudah mempelajari tentang Gerak Hewan di Udara dan Gerak Hewan di Darat

Air memiliki kerapatan lebih besar dibandingkan udara. Oleh karena itu, ikan lebih sulit bergerak di air. Air memiliki gaya angkat lebih besar dibanding di udara. Namun, hewan yang hidup di air memiliki massa jenis lebih kecil dibanding dengan lingkungannya. Oleh karena itu, ikan dapat melayang di dalam air dengan melakukan sedikit energi. Gerak ini juga memiliki kaitan dengan Hukum Pascal

Gerak Hewan di Dalam AirSebagian besar hewan yang hidup di air memiliki bentuk seperti torpedo. Bentuk torpedo ini memungkinkan tubuhnya bergerak meliuk dari kiri ke kanan seperti ikan hiu dan gerakan ke atas dan ke bawah seperti mamalia laut ( paus dan lumba lumba ).

Untuk memudahkan bergerak di dalam air, hewan air (ikan) memiliki ciri ciri seperti berikut :

  1. Bentuk tubuh yang aerodinamis (streamline ) untuk mengurangi hambatan ketika bergerak di dalam air
  2. Memiliki ekor dan sirip ekor yang lebar untuk mendorong gerakan ikan dalam air
  3. Memiliki sirip tmbahan untuk mencagah gerakan yang tidk diinginkan
  4. Mengeluarkan gelembung renang untuk mengatur gerakan naik turun
  5. Memiliki susunan otot dan tulang belakang yang fleksibel untuk mendorong ekor ikan di dalam air.
Jika belum ngerti atau yang dicari belum ketemu silahkan cari disini
Gerak Hewan di Darat, Air, dan Udara

Struktur dan Fungsi Otot Pada Manusia

Selain memiliki rangka sebagai alat gerak pasif, manusia juga memiliki otot sebagai alat gerak aktif. Disebut alat gerak aktif karena tanpa adanya otot, mustahil tulang – tulang bisa digerakkan.


Dalam artikel ini kita akan mempelajari apa saja fungsi otot, Jenis – jenisnya dan cara kerja otot. Bagi kamu yang membutuhkan materi ini, jangan lupa dibaca sampai habis ya!

Pengertian Otot
Otot merupakan jaringan pada tubuh manusia yang dapat berkontraksi (mengkerut) dan relaksasi (mengendur). Pada saat berkontraksi, otot akan menjadi lebih pendek sedangkan saat relaksasi, otot akan memanjang.

Tubuh manusia tersusun atas 35 – 45 persen otot

Fungsi Otot
Fungsi utama otot adalah sebagai alat gerak aktif yaitu jaringan yang berfungsi untuk mengerakan bagian – bagian lain di dalam tubuh baik secara sadar maupun tidak sadar. Fungsi – fungsi lain dari otot adalah sebagai berikut :

  1. Otot berfungsi untuk mendukung tubuh agar dapat berdiri tegak.
  2. Membantu mepertahankan postur tubuh.
  3. Otot yang sehat dan kuat dapat membantu menstabilkan sendi – sendi di dalam tubuh sehingga secara keseluruhan otot juga menentukan kekuatan tubuh.
  4. Otot juga berfungsi untuk menghasilkan panas yang di dapat dari berbagai proses metabolisme di dalam tubuh. panas ini digunakan untuk mengatur suhu tubuh agar proses – proses penting lain di dalamnya dapat berjalan dengan baik.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, otot ada yang bekerja di bawah kesadaran dan ada pula yang tidak.

Otot yang bekerja di bawah kesadaran adalah otot yang kerjanya dikendalikan secara sadar oleh manusia. Maksudnya, kita dapat memilih untuk mengerakkan atau tidak menggerakkan otot tersebut.

Contoh : 
Kerja otot saat kita berjalan, membungkuk , memutar atau menganggat. Gerakan motorik halus seperti menulis atau memainkan alat musik juga dihasilkan dari otot – otot yang bekerja di bawah kesadaran.

Otot yang gerakannya secara sadar biasanya sering disebut dengan otot rangka. Otot ini melekat pada tulang dan menghasilkan gerakan dengan cara berkontraksi atau relaksasi.

Otot yang bekerja di luar kesadaran adalah otot yang kerjanya dikendalikan secara tidak sadar atau otot tersebut bekerja secara ototmatis. Kita tidak bisa memilih untuk melakukan gerakan atau menghentikan gerakan otot ini. Otot ini selalu bekerja sepanjang hari selama hidup manusia di luar kesadaran.

Contoh otot yang bekerja di luar kesadaran adalah otot yang mengatur pernafasan, pergerakan makanan melalui sistem pencernaan dan gerakan memompa darah pada otot jantung.

Otot – otot ini bahkan selalu bekerja walaupun manusia sedang tidur dan fungsinya adalah untuk mempertahankan kelangsungan hidup manusia.

Jenis – Jenis Otot dan Ciri – Cirinya
Berdasarkan struktur dan fungsinya, otot pada manusia dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu :

Otot Polos
Ciri – ciri otot polos adalah sebagai berikut :
a. Berbentuk gelendong memanjang dengan ujung runcing
b. Memiliki satu buah inti sel dan terletak di bagian tengah.
c. Tidak mempunyai garis melintang
d. Bekerja di luar kesadaran (invouluntary)
e. Kecepatan kontraksi lambat.
f. Mampu bekontraksi lama dan tidak cepat lelah.

Bagian tubuh yang tersusun atas otot polos adalah otot yang menyusun dinding organ – organ tubuh bagian dalam seperti saluran pernafasan, saluran pencernaan, saluran reproduksi, pembuluh darah dan getah bening.

Otot Jantung
Ciri – ciri otot jantung adalah sebagai berikut :

  • Berbentuk memanjang, silindris serta serabut selnya bercabang dan saling menyatu.
  • Memiliki banyak intisel dan terletak di bagian tengah.
  • Terdapat garis melintang
  • Memiliki diskus interkalaris yaitu pertemuan dua buah sel yangtampak gelap jika dilihat dengan mikroskop.
  • Bekerja di luar kesadaran.
  • Kontraksi bersifat kuat dan berirama.
  • Antara serabut otot jantung terdapatcabang yang disebut dengan sistimum.


Otot jantung hanya terdapat pada organ jantung.

Otot Lurik/Otot Rangka
Ciri – ciri otot lurik adalah sebagai berikut :
a. Berbentuk memanjang, silindris dan memiliki ujung yang tumpul(serabut).
b. Memiliki banyak inti sel dan terletak di tepi.
c. Terdapat garis melintang.
d. Bekerja dalam kesadaran manusia.
e. Kontraksi cepat tetapi mudah lelah.
f. Menempel pada rangka atau tulang.

Agar kamu lebih paham dengan ketiga jenis otot diatas, perhatikanlah gambar di bawah ini:

Cara Kerja Otot Rangka
Telah disebutkan sebelumnya bahwa otot itu dapat mengalami kontraksi dan relaksasi. Dari kegiatan nya inilah otot dapat menhasilkan gerakan. Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi dua macam yaitu :

Otot Sinergis
Otot – otot sinergis adalah kumpulan otot yang bekerja secara bersama sama. Artinya mereka akan bekontraksi dan berelaksasi secara bersamaan.

Berikut beberapa organ tubuh yang mengandung otot sinergis.

  • Otot – otot tulang rusuk yang bekerja bersama ketika kita menarik nafas.
  • Otot – otot pronator yang menimbulkan gerak pronasi seperti menelungkupkan telapak tangan, atau saat tulang pengumpil dan tulang hasta berada dalam keadaan sejajar.
  • Otot – otot supinator yaitu otot yang menyebabkan terjadinya gerak supinasi seperti menelentangkan telapak tangan dan ketika tulang hasta dan pengumpil berada dalam posisi menyilang.

Otot Antagonis
Otot antagonis adalah dua buah otot yang kerja saling berlawanan yang artinya ketika satu otot berkontraksi, maka otot lainnya relaksasi atau sebaliknya.

Contoh otot tubuh yang kekerja secara antagonis adalah otot bisep dan trisep. Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung tendon dan terletak pada lengan atas bagian depan.. Sedangkan otot tricep adalah otot yang memiliki tiga ujung tendon dan terletak pada lengan atas bagian bawah.

Otot bisep dan trisep ini dapat menimbulkan gerakan :

  • Fleksi yaitu gerakan mengangkat lengan bawah. Gerakan ini terjadi ketika otot bisep berkontraksi dan otot trisp relaksasi.
  • Ekstensi yaitu gerakan saat menurunkan lengan bawah. Gerakan ini terjadi ketika otot bisep relaksasi dan otot trisep berkontraksi.

Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Gerak pada Manusia


http://www.sumberpengertian.co/wp-content/uploads/2018/02/Sistem-Gerak-Pada-Manusia.png

Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Gerak pada Manusia - Setelah mengetahui beberapa gangguan atau kelainan yang terjadi pada sistem gerak, maka kita harus dapat mengantisipasi agar tidak mengalami gangguan gangguan tersebut. Beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan sistem gerak kita adalah sebagai berikut :

a. Meningkatkan kandungan kalsium dalam asupan makanan. Makanan yang banyak mengandung kalsium di antaranya susu, kangkung, kedelai dan olahannya, ikan salmon, kacang almond dan brokoli.

b. Berjemur pada sinar matahari pagi karena sinarnya sangat baik untuk membantu pembentukan vitamuin D yang sangat penting dalam membantu penyerapan kalsium dalam makanan.

c. Memerhatikan asupan vitamin D dengan makan makanan yang mengandung vitamin D. Makanan yang mengandung vitamin D di antaranya telur, produk olahan dari kedelai, minyak ikan, ikan berlemak, hati sapi dan udang.

d. Memerhatikan aktivitas fisik yang cukup setiap harinya. Aktivitas fisik seperti jalan kaki, jogging, tenis, menaiki tangga dapat membantu terbentuknya tulang yang kuat dan memperlambat proses kerapuhan tulang pada tubuh.

e. Menghindari kebiasaan sikap tubuh yang salah, misalnya dengan cara duduk yang benar yaitu tulang belakang harus dalam posisi tegak tidak membungkuk, saat tidur sebaiknya memakai alas yang datar dan padat agar posisi tulang belakang tetap lurus.

Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Gerak pada Manusia - Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon dimaafkan karena saya juga manusia yang tak lupa dari kesalahan terimakasih sudah ingin menyimak sekilas tentang Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Gerak pada Manusia.
sumber:http://mybooksanddreams.blogspot.com/2018/07/upaya-menjaga-kesehatan-sistem-gerak-pada-manusia.html

Gangguan dan Kelainan pada Sistem Gerak dan Upaya Mencegah serta Mengatasinya

Gangguan dan Kelainan pada Sistem Gerak dan Upaya Mencegah serta Mengatasinya - Pernahkah kamu melihat orang yang memakai kursi roda? salah satu penyebab orang memakai kursi roda karena orang tersebut mengalami fraktura atau patah tulang pada bagian kakinya sehingga orang tersebut tidak dapat berjalan dengan normal. Fraktura adalah salah satu jenis kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia. Mari kita pelajari beberapa gangguan dan kelainan yang sering terjadi pada sistem gerak berikut ini.


1. Riketsia

Riketsia terjadi karena kekurangan vitamin D yang membantu penyerapan kalsium dan fosfor sehingga proses pergeseran tulang terganggu. Penyakit ini terjadi pada anak anak. Riketsia menyebabkan tulang kaki tumbuh membengkok seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.


Penyembuhan dan pencegahan dari penyakit ini adalah dengan penambahan kalsium, fosfor dan vitamin D ke dalam menu makan. Vitamin D dapat diperoleh dari makanan, suplemen, dan berjemur di panas matahari pagi.

Seseorang yang berusia 1-70 tahun membutuhkan vitamin D sebanyak 15gr/hari. Sedangkan seseorang yang berusia 70 tahun ke atas membutuhkan vitamin D sebanyak 20gr/hari. Mengapa vitamin D dapat diaktifkan dengan bantuan sinar matahari pagi melalui berjemur? Melalui paparan sinar matahari pagi selama 10-15mnt, maka sinar ultraviolet dari matahari akan dapat membantu tubuh mengaktifkan pro vitamin D.

Vitamin D aktif akan dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor di dalam tubuh, sehingga akan menambah jumlah kalsium dan fosfor dalam darah. Dengan demikian bertambahnya kadar vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, maka akan dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium sehingga dapat menoloong perbaikan tulang penderita riketsia.

2. Osteoporosis

http://www.assignmentpoint.com/science/medical/osteoporosis-2.html

Osteoporosis disebabkan karena kekurangan kalsium. Osteoporosis umumnya terjadi pada orang dewasa dan orang tua. Orang tua biasanya menghasilkan lebih sedikit hormon, sehingga oseoblas sebagai pembentuk tulang kurang aktif dan massa tulangpun jadi berkurang. Tulang yang kekurangan mineral akan menjadi rapuh dan mudah patah.

3. Artritis

Artritis adalah penyakit sendi. Penderita penyakit ini mempunyai tulang rawan sendi yang rusak. Kerusakan ini menyebabkan sendi menjadi sakit dan bengkok seperti gambar dibawah ini.

https://www.elindependiente.com/vida-sana/2017/10/09/descubren-nuevos-mecanismos-combatir-la-artritis-cronica/

Kadang kadang sendi yang terkena artritis tidak dapat digerakkan. Rematik adalah salah satu bentuk artritis. Beberapa hal yang menyebabkan penyakit artritis ini adalah metabolisme asam urat yang terganggu, sehingga asam urat tertimbun pada sendi dan menyebabkan sakit terutama pada jari jari tangan maupun kaki, penumpukan kapur di antara dua tulang mengakibatkan sendi sulit digerakkan dan kaku. Upaya untuk mengurangi terjadinya artritis yaitu dengan mengonsumsi makanan yang seimbang

4. Fraktura

https://biologigonz.blogspot.com/2010/06/gangguan-tulang-otot-dan-pergelangan.html

Tulang memiliki struktur kuat dan lentur, namun demikian tulang juga dapat patah. Salah satu penyebab terjadinya patah tulang adalah karena tulang mengalami benturan yang keras, misalnya pada saat kecelakaan atau jatuh dari tempat yang tinggi. Patahnya tulang disebut fraktura..

Ada beberapa jenis fraktura, secara umum dapat dikelompokkan menjadi fraktura tertutup dan fraktura terbuka. Jika tulang yang patah tidak sampai menembus kulit disebut dengan fraktura tertutup.

Fraktura terbuka terjadi jika tulang yang patah keluar menembus kulit. Fraktura juga dapat dibedakan berdasarkan kondisi tulang yang patah. yaitu miring, kominuta (terpecah pecah menjadi bagian bagian kecil) dan spiral. Agar kamu tidak mengalami fraktura akibat kecelakaan, berhati hatilah saat berolahraga.

5. Kifosis, Lordosis, dan Skoliosis

Tulang belakang manusia yang normal tidaklah lurus, tetapi melengkung. Agar kamu mengetahuinya lihat gambar dibawah ini

https://dosenbiologi.com/manusia/kelainan-tulang-belakang

Bentuk tulang belakang memengaruhi bentuk tubuh kita. Cobalah amati bentuk badan teman laki laki mu saat berdiri dan dilihat dari samping . Bagaimana bentuknya? tulang belakang dapat mengalami kelainan. Tiga kelainan tulang belakang yang umum terjadi adalah lordosis kifosis dan skoliosis.

1. Kifosis

Kifosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakang yang berlebihan di bagian dada ke arah belakang, seperti ditunjukkan pada gambar. Penderita kifosis tubuhnya terlihat bungmkung. Fikosis dapat disebabkan karena penyakit misalnya TBC dan riketsia atau kebiasaan duduk yang salah.

2. Lordosis

Lordosis merupakan kelainan dengan melengkungya  tulang belakang yang berlebihan ke arah depan dibagian pinggang, seperti ditunjukkan pada gambar. Orang yang mengalami kelainan ini pinganggnya terlihat lebih menonjol ke depan. Lordosis dapat disebabkan karena perut penderita yang terlalu besar misalnya karena hami atau kegemukan, riketsiaatau karena kebiasaan duduk yang salah.

3. Skoliosis

Skoliosis adalah melengkungnya tulang belakang ke arang samping, seperti pada gambar. skoliosis dapat disebabkan oleh polio atau kebiasaan duduk atau berposisi yang salah
sumber:http://mybooksanddreams.blogspot.com/2018/07/gangguan-dan-kelainan-pada-sistem-gerak-dan-upaya-mencegah-serta-mengatasinya.html

Hipertensi dan hipotensi

Pengertian Hipertensi tekanan darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapa...